Rabu, 25 Agustus 2010

The Panas Dalam - Segelas Kopi

Bangun pagi setiap hari
Segelas kopi siap tersaji
Bersama sama kita nikmati

Ada apa hari ini
Ada api membakar hati
Rakyat jelata sedang sengsara

Teman teman sedang aksi turun ke jalan
Tuan tuan sedang asik mencuci tangan

Apa kabar hari ini
Kurang ajar segelas kopi
Diminum habis teman sendiri

Teman teman sedang aksi turun ke jalan
Tuan tuan sedang asik mencuci tangan
Reformasi gerakan layu sebelum berkembang
Demonstrasi nyanyian katak di musim penghujan

Demokrasi lala lalalala lalala
Revolusi yaya yayaya yayaya

The Panas Dalam - Roim Barangkali

Roim, barangkali.
Aku akan lebih dulu diwisuda.
Titip kampus, titip Dita,
Dewi, Fenti, di pundakmu.

Roim, barangkali,
Aku akan lebih dulu kaya raya.
Datang saja ke rumahku.
Makan-makan, bilyard, renang
Dan play station.

Jangan lagi kau di situ.
Gosok gigi mandi ee kau di kampus.
Pindah saja ke rumahku.
Kamar kosong, kasur, ac, gambar porno.

Roim, barangkali,
Engkau akan lebih dulu meninggal dunia.
Jangan takut, seharusnya
Aku lah yang takut kepada dirimu.

Jangan lagi kau di situ.
Gosok gigi, mandi, ee, kau di kampus.
Pindah saja ke rumahku.
Kamar kosong, kasur, ac, gambar porno


The Panas Dalam - Rintihan Kuntilanak

Malam sunyi kusendiri
Duduk sepi di atas pohon
Kubiarkan rambutku terurai

* Tanpa kaki kelelawar
Anjing dan bulan purnama
Kumenanti kekasihku
Yang belum mati

Reff:
Kapan mati kekasihku
Kumenanti kau di sini
Ayo mati bunuh diri
Agar kita jumpa lagi
Seperti dulu

Mana mungkin ku kembali
Hidup lagi seperti dulu
Kecuali engkau mati
Mohon mengerti

Back to Reff: